Penyerangan
M. Furqon, 30 Maret 2007 (diketik oleh Ibunya)
Toa bertarung dengan Makuta. Makuta bergabung dengan pasukannya. Ketika akan menyerang dari jarak dekat, terjadi tabrakan dan mereka bergabung untuk pertama kalinya. Tiba-tiba, Toa menghilang ke sebuah pulau. Toa tidak mengetahui mereka berada di mana. Mereka berjalan mengelilingi pulau.
Ada dua rex yang menjaga hutan. Toa ingin melewati hutan itu. Rex menghadangnya. Toa bersiap-siap untuk menyerang. Dia mengeluarkan perisai. Toa lalu menembakkan api yang besar. Dan, satu rex terbakar dan mati. Rex lainnya menyerang dengan suriken, lalu loncat. Dia menggunakan pedangnya sekarang. Toanya menembakkan air, dan rex langsung mati. Toa berjalan, lalu ia melihat seorang ninja. Toa mendatangi orang tersebut. Ninja kaget, terjadilah percakapan di antara keduanya:
Ninja: Siapa kamu ?
Toa: Saya Toa. Saya terdampar di sini.
Ninja: Baiklah, kalau begitu, saya tunjukkan jalan keluar dari tempat ini.
Toa: Terima kasih.
Lalu, mereka melewati jembatan. Dan, mereka berjalan-jalan. Keluar musuh, 2 kumbang besar, 2 rex besar, 2 rex biasa. Ninja menyerang kedua rex biasa. Rex besar menyerang dengan suriken. Ninja itu terlempar. Toa menyerang kedua kumbang dengan memukulnya sampai mati. Toa dan Ninja menyerang bersama. Toa menyerang rex besar dengan pedang api. Ninja menyerang dengan suriken. Robot singa datang menolong kedua pahlawan tersebut.
Tetapi, muncul raksasa kumbang badak, yang langsung menyeruduk robot singa. Robot singa memukul kumbang sampai terlempar ke air. Lalu, singa bergabung dengan kelompok ninja dan Toa.
Mereka lalu menaiki robot singa untuk terbang ke pulau lain. Mereka menemukan robot berwarna kuning. Ninja menaikinya dan mengendalikannya. Keluar kembali dua kumbang badak raksasa yang langsung menyeruduk robot. Robot kuning itu berhasil mengangkat kedua kumbang badak, lalu kedua kumbang tersebut dihipnotis sehingga dapat bergabung untuk digunakan sebagai senjata oleh robot kuning.
Ada markas rex, dengan bos rex di dalamnya. Tangan robot menyerang markas itu. Akhirnya markas itu hancur. Robot singa mengangkat bom dari atas dan mengenai para rex. Rex menembaki singa. Singa terjatuh.
Toa berputar membentuk angin topan sehingga rex yang lain masuk ke dalam angin topan kecuali bos rex. Keluar Kao kanguru dan memukul bos rex. Robot kuning menemukan traktor pengebor tanah. Satu kumbang tangannya dilempar ke air dan dia mengambil traktor itu.
Lalu mereka berjalan dan menemukan gunung salju. Keluarlah pasukan salju yang merupakan komando rex. Robot kuning ditembaki dan menyapu pasukan salju dengan satu kumbang yang tersisa. Dan, pasukan salju terbeku kedinginan. Pasukan salju komando keluar, berjumlah sepuluh orang. Robot dikeroyok. Robot terguncang ke depan dan ke belakang. Toa berkata, “Kita perlu yang lebih kuat daripada robot itu.” Tiba-tiba muncul penjaga gunung, makhluk salju setengah kalajengking yang baik. Dia menembaki rex. Penjaga gunung itu lalu bergabung dengan kelompok Toa. Karena hari sudah malam, mereka tidur di gunung itu.
Keesokan harinya, mereka melanjutkan perjalanan. Mereka melihat battle lab milik rex. Mereka menyamar dengan memakai seragam rex warna coklat, seolah-olah mereka telah dihipnotis. Mereka menaiki mobil dan mereka memasuki barak rex. Mereka dilatih dan malamnya, mereka menghancurkan barak sampai hancur lebur. Keesokan harinya, mereka melaporkan ada pasukan singa yang menyerang. Mereka berjaga-jaga. Diam-diam, mereka memukuli semua rex yang menjaga di gerbang. Malam harinya, mereka menghancurkan semuanya kecuali battle lab.
Jenderal rex sangat marah. Mereka memukuli para rex yang tersisa, sehingga jenderal itu tertinggal sendirian. Kelompok Toa menggunakan air untuk membuka penyamarannya. Toa bergabung dengan para robot membentuk robot baru. Ninja mengendalikan robot gabungan itu. Mereka menggunakan semua senjata menyerang jenderal, dan jenderal pun mati. Battle lab dihancurkan.
Semua suku gembira dan merayakan kemenangan dengan menari diiringi musik rock.
TAMAT.